Tuesday, January 3, 2012

Optimis ituhhhh... (part 2)

Awalnya orang-orang disekitar kita tidak akan mendukung kita dengan menertawakan atau mengejek saat kita sedang merajut harapan. Jangan biarkan mereka menjadi peramal dadakan kita. Biarlah optimis yang selalu menemani kita melangkah untuk mencapai kesuksesan.

Janganlah menjadikan masa lalu sebagai alas an ketidaksuksesan kita dalam mencapai harapan. Masa lalu telah lewat, masa sekarang perlu perjuangan Kita berubah dan tetap optimis untuk hari ini, maka besok kita akan melihat perubahan. Tidak lama kemudian kita sudah mendapatkan hasil dari optimis kita.

Apakah kamu pernah gagal? Jangan pernah memusuhi kegagalan. Baiknya jadikanlah kegagalan itu sebagai teman untuk melatih optimis kita. Cuz, saat mengalami kegagalan, optimislah yang mampu menarik kita keluar untuk mencoba kembali dengan cara yang berbeda dari kemarin.

Pada saat kita sedang sedih atau galau yang diakibatkan suatu keadaan, cobalah untuk berfikir optimis, seperti, mungkin ini bukan milikku atau mungkin ada sesuatu yang luat biasa dibalik kondisi ini. Pada saar kita sudah berada dijalur optimis, minimal kita sudah diatas satu tingkat dari keadaan sebelumnya.

Saat sudah optimis terhadap harapan, biasanya kita akan bertemu dengan orang di sekitar yang berusaha mempengaruhi dan memperlambat langkah kita dengan segala ramalan negatifnya. Ternyata, mereka adalah peramal negative dadakan. Ingat. Tetaplah maju dengan optimis tinggi menuju harapan kita.

img: flickr.com

Title Post: Optimis ituhhhh... (part 2)
Rating: 100% based on 998 ratings. 5 user reviews.
Author: Unknown

Terimakasih sudah berkunjung di blog Kardian Success Line, Jika ada kritik dan saran silahkan tinggalkan komentar

No comments:

Post a Comment